7. Komentar

Komentar biasa dimanfaatkan untuk menyisipkan catatan pada kode program, menulis penjelasan atau deskripsi mengenai suatu blok kode, atau bisa juga digunakan untuk me-remark kode (men-non-aktifkan kode yg tidak digunakan). Komentar akan diabaikan ketika kompilasi maupun eksekusi program.

Ada 2 jenis komentar di Golang, inline & multiline. Di bab akan dijelaskan tentang penerapan dan perbedaan kedua jenis komentar tersebut.

7.1. Komentar Inline

Penulisan komentar jenis ini di awali dengan tanda double slash (//) lalu diikuti pesan komentarnya. Komentar inline hanya berlaku utuk satu baris pesan saja. Jika pesan komentar lebih dari satu baris, maka tanda // harus ditulis lagi di baris selanjutnya.

package main

import "fmt"

func main() {
    // komentar kode
    // menampilkan pesan hello world
    fmt.Println("hello world")

    // fmt.Println("baris ini tidak akan di eksekusi")
}

Mari kita praktekan kode di atas. Siapkan file program baru dalam project folder belajar-golang dengan nama bebas. Isi dengan kode di atas, lalu jalankan.

Contoh komentar inline

Hasilnya hanya tulisan hello world saja yang muncul di layar, karena semua yang di awali tanda double slash // diabaikan oleh compiler.

7.2. Komentar Multiline

Komentar yang cukup panjang akan lebih rapi jika ditulis menggunakan teknik komentar multiline. Ciri dari komentar jenis ini adalah penulisannya diawali dengan tanda /* dan diakhiri */.

/*
    komentar kode
    menampilkan pesan hello world
*/
fmt.Println("hello world")

// fmt.Println("baris ini tidak akan di eksekusi")

Sifat komentar ini sama seperti komentar inline, yaitu sama-sama diabaikan oleh compiler.

results matching ""

    No results matching ""