B.16. AJAX Multiple File Upload

Pada bab ini, kita akan belajar 3 hal dalam satu waktu, yaitu:

  1. Bagaiamana cara untuk upload file via AJAX.
  2. Cara untuk handle upload banyak file sekaligus.
  3. Cara handle upload file yang lebih hemat memori.

Sebelumnya di bab 13, pemrosesan file upload dilakukan lewat ParseMultipartForm, sedangkan pada bab ini metode yang dipakai berbeda, menggunakan MultipartReader.

Kelebihan dari MultipartReader adalah, file yang di upload tidak di simpan sebagai file temporary di lokal terlebih dahulu (tidak seperti ParseMultipartForm), melainkan langsung diambil dari stream io.Reader.

Di bagian front end, upload file secara asynchronous bisa dilakukan menggunakan objek FormData. Semua file dimasukkan dalam FormData, lalu objek ini dijadikan payload AJAX request.

B.16.1. Struktur Folder Proyek

Mari langsung kita praktekkan, pertama siapkan proyek dengan struktur seperti gambar di bawah ini.

Folder Structure

Silakan unduh file js jQuery dari situs official jQuery.

B.16.2. Front End

Buka view.html, siapkan template dasar view. Dalam file ini terdapat satu buah inputan upload file yang mendukung multi upload, dan satu buah tombol submit.

Untuk meng-enable kapabilitas multi upload, cukup tambahkan atribut multiple pada input file.

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Multiple Upload</title>
        <script src="static/jquery-3.3.1.min.js"></script>
        <script>
            $(function () {
                // javascript code goes here
            });
        </script>
    </head>
    <body>
        <form id="user-form" method="post" action="/upload">
            <input required multiple id="upload-file" type="file" />
            <br />
            <button id="btn-upload" type="submit">Upload!</button>
        </form>
    </body>
</html>

Override event submit pada form #user-form, handler event ini berisikan proses mulai pembentukan objek FormData dari file-file yang telah di upload, hingga eksekusi AJAX.

$("#user-form").on("submit", function (e) {
    e.preventDefault();

    var $self = $(this);
    var files = $("#upload-file")[0].files;
    var formData = new FormData();

    for (var i = 0; i < files.length; i++) {
        formData.append("files", files[i]);
    }

    $.ajax({
        url: $self.attr("action"),
        type: $self.attr("method"),
        data: formData,
        processData: false,
        contentType: false,
    }).then(function (res) {
        alert(res);
        $("#user-form").trigger("reset");
    }).catch(function (a) {
        alert("ERROR: " + a.responseText);
    });
});

Objek inputan files (yang didapat dari $("#upload-file")[0].files) memiliki property .files yang isinya merupakan array dari semua file yang dipilih oleh user ketika upload. File-file tersebut di-loop, dimasukkan ke dalam objek FormData yang telah dibuat.

AJAX dilakukan lewat jQuery.ajax. Berikut adalah penjelasan mengenai konfigurasi processData dan contentType dalam AJAX yang sudah dibuat.

  • Konfigurasi contentType perlu di set ke false agar header Content-Type yang dikirim bisa menyesuaikan data yang disisipkan.
  • Konfigurasi processData juga perlu di set ke false, agar data yang akan di kirim tidak otomatis dikonversi ke query string atau json string (tergantung contentType). Pada konteks ini kita memerlukan payload tetap dalam tipe FormData.

B.16.3. Back End

Ada 2 route handler yang harus dipersiapkan di back end. Pertama adalah rute / yang menampilkan form upload, dan rute /upload untuk pemrosesan upload sendiri.

Buka file main.go, isi dengan package yang dibutuhkan, lalu lakukan registrasi dua rute yang dimaksud di atas, beserta satu buah rute untuk static assets.

package main

import "fmt"
import "net/http"
import "html/template"
import "path/filepath"
import "io"
import "os"

func main() {
    http.HandleFunc("/", handleIndex)
    http.HandleFunc("/upload", handleUpload)
    http.Handle("/static/", 
        http.StripPrefix("/static/", 
            http.FileServer(http.Dir("assets"))))

    fmt.Println("server started at localhost:9000")
    http.ListenAndServe(":9000", nil)
}

Buat handler rute /, parsing template view view.html.

func handleIndex(w http.ResponseWriter, r *http.Request) {
    tmpl := template.Must(template.ParseFiles("view.html"))
    if err := tmpl.Execute(w, nil); err != nil {
        http.Error(w, err.Error(), http.StatusInternalServerError)
    }
}

Sebelumnya, pada bab 13, metode yang digunakan untuk handle file upload adalah menggunakan ParseMultipartForm, file diproses dalam memori dengan alokasi tertentu, dan jika melebihi alokasi maka akan disimpan pada temporary file.

Metode tersebut kurang tepat guna jika digunakan untuk memproses file yang ukurannya besar (tidak boleh melebihi maxMemory) atau jumlah filenya sangat banyak (memakan waktu, karena isi dari masing-masing file akan ditampung pada file temporary sebelum benar-benar di-copy ke file tujuan).

Solusinya dari dua masalah di atas adalah menggunakan MultipartReader untuk handling file upload. Dengan metode ini, file destinasi isinya akan di-copy lagsung dari stream io.Reader, tanpa butuh file temporary untuk perantara.

Kembali ke bagian perkodingan, siapkan fungsi handleUpload, isinya kode berikut.

func handleUpload(w http.ResponseWriter, r *http.Request) {
    if r.Method != "POST" {
        http.Error(w, "Only accept POST request", http.StatusBadRequest)
        return
    }

    basePath, _ := os.Getwd()
    reader, err := r.MultipartReader()
    if err != nil {
        http.Error(w, err.Error(), http.StatusInternalServerError)
        return
    }

    // ...
}

Bisa dilihat, method .MultipartReader() dipanggil dari objek request milik handler. Mengembalikan dua objek, pertama *multipart.Reader dan error (jika ada).

Selanjutnya lakukan perulangan terhadap objek reader. Setiap file yang di-upload diproses di masing-masing perulangan. Setelah looping berakhir. idealnya semua file sudah terproses dengan benar.

for {
    part, err := reader.NextPart()
    if err == io.EOF {
        break
    }

    fileLocation := filepath.Join(basePath, "files", part.FileName())
    dst, err := os.Create(fileLocation)
    if dst != nil {
        defer dst.Close()
    }
    if err != nil {
        http.Error(w, err.Error(), http.StatusInternalServerError)
        return
    }

    if _, err := io.Copy(dst, part); err != nil {
        http.Error(w, err.Error(), http.StatusInternalServerError)
        return
    }
}

w.Write([]byte(`all files uploaded`))

Method .NextPart() mengembalikan 2 informasi, yaitu objek stream io.Reader (dari file yg di upload), dan error.

File destinasi dipersiapkan, kemudian diisi dengan data dari stream file, menggunakan io.Copy().

Jika reader.NextPart() mengembalikan error io.EOF, menandakan bahwa semua file sudah di proses, maka hentikan perulangan.

OK, semua persiapan sudah cukup.

B.16.4. Testing

Buka browser, test program yang telah dibuat. Coba lakukan pengujian dengan beberapa buah file.

Upload files

Cek apakah file sudah terupload.

Uploaded files

results matching ""

No results matching ""