A.36. Defer & Exit

Defer digunakan untuk mengakhirkan eksekusi sebuah statement tepat sebelum blok fungsi selesai. Sedangkan Exit digunakan untuk menghentikan program secara paksa (ingat, menghentikan program, tidak seperti return yang hanya menghentikan blok kode).

A.36.1. Penerapan keyword defer

Seperti yang sudah dijelaskan singkat di atas, bahwa defer digunakan untuk mengakhirkan eksekusi baris kode dalam skope blok fungsi. Ketika eksekusi blok sudah hampir selesai, statement yang di-defer dijalankan.

Defer bisa ditempatkan di mana saja, awal maupun akhir blok. Tetapi tidak mempengaruhi kapan waktu dieksekusinya, akan selalu dieksekusi di akhir.

package main

import "fmt"

func main() {
    defer fmt.Println("halo")
    fmt.Println("selamat datang")
}

Output program:

Dasar Pemrograman Golang - Penerapan `defer`

Keyword defer di atas akan mengakhirkan ekseusi fmt.Println("halo"), efeknya pesan "halo" akan muncul setelah "selamat datang".

Statement yang di-defer akan tetap muncul meskipun blok kode diberhentikan ditengah jalan menggunakan return. Contohnya seperti pada kode berikut.

func main() {
    orderSomeFood("pizza")
    orderSomeFood("burger")
}

func orderSomeFood(menu string) {
    defer fmt.Println("Terimakasih, silakan tunggu")
    if menu == "pizza" {
        fmt.Print("Pilihan tepat!", " ")
        fmt.Print("Pizza ditempat kami paling enak!", "\n")
        return
    }

    fmt.Println("Pesanan anda:", menu)
}

Output program:

Dasar Pemrograman Golang - Penerapan `defer` dengan `return`

Info tambahan, ketika ada banyak statement yang di-defer, maka seluruhnya akan dieksekusi di akhir secara berurutan.

A.36.2. Kombinasi defer dan IIFE

Penulis ingatkan lagi bahwa eksekusi defer adalah di akhir blok fungsi, bukan blok lainnya seperti blok seleksi kondisi.

func main() {
    number := 3

    if number == 3 {
        fmt.Println("halo 1")
        defer fmt.Println("halo 3")
    }

    fmt.Println("halo 2")
}

Output program:

halo 1
halo 2
halo 3

Pada contoh di atas halo 3 akan tetap di print setelah halo 2 meskipun statement defer dipergunakan dalam blok seleksi kondisi if. Hal ini karena defer eksekusinya terjadi pada akhir blok fungsi (dalam contoh di atas main()), bukan pada akhir blok if.

Agar halo 3 bisa dimunculkan di akhir blok if, maka harus dibungkus dengan IIFE. Contoh:

func main() {
    number := 3

    if number == 3 {
        fmt.Println("halo 1")
        func() {
            defer fmt.Println("halo 3")
        }()
    }

    fmt.Println("halo 2")
}

Output program:

halo 1
halo 3
halo 2

Bisa dilihat halo 3 muncul sebelum halo 2, karena dalam blok seleksi kondisi if eksekusi defer terjadi dalam blok fungsi anonymous (IIFE).

A.36.3. Penerapan Fungsi os.Exit()

Exit digunakan untuk menghentikan program secara paksa pada saat itu juga. Semua statement setelah exit tidak akan dieksekusi, termasuk juga defer.

Fungsi os.Exit() berada dalam package os. Fungsi ini memiliki sebuah parameter bertipe numerik yang wajib diisi. Angka yang dimasukkan akan muncul sebagai exit status ketika program berhenti.

package main

import "fmt"
import "os"

func main() {
    defer fmt.Println("halo")
    os.Exit(1)
    fmt.Println("selamat datang")
}

Meskipun defer fmt.Println("halo") ditempatkan sebelum os.Exit(), statement tersebut tidak akan dieksekusi, karena di-tengah fungsi program dihentikan secara paksa.

Dasar Pemrograman Golang - Penerapan `exit`